Kunjungi Channel YouTube kami di "Guru Itung"

Halaman

Sunday, May 30, 2021

Aksi Nyata Nilai dan Peran Guru Penggerak

Oleh: Jamaluddin Tahuddin

Seorang guru penggerak hendaknya memiliki nilai-nilai guru penggerak dalam jiwanya. Nilai-nilai itu adalah mandiri, reflektif, kolaboratif, inovatif, dan berpihak pada murid. Kelima nilai tersebut penting dimiliki oleh setiap guru penggerak karena jika guru penggerak memiliki nilai mandiri, maka ia akan lebih leluasa berkembang karena tidak perlu lagi bergantung pada orang lain. Reflektif membantu dirinya memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kelebihan yang dimiliki sehingga ia akan selalu tampil sebagai guru yang ideal. Dengan nilai kolaborasi, pekerjaan guru penggerak, menjadi lebih mudah dan ringan karena semuanya dilakukan secara kolaboratif dengan semua pihak. Inovatif mendorong terciptanya pembaruan sehingga guru akan senantiasa melahirkan ide dan gagasan yang baru dalam mewujudkan pembelajaran yang berpihak pada murid. Segala tindakan dan kebijakan yang berpihak pada murid tentunya akan membuat murid senang dan termotivasi belajar sehingga akan mendorong terwujudnya profil pelajar Pancasila. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi kebiasaan dalam berperilaku sehingga melekat menjadi karakter dari setiap guru penggerak. Nilai guru penggerak sangat mempengaruhi guru penggerak dalam memainkan perannya. 

Adapun peran guru penggerak adalah sebagai berikut:

1. Menjadi pemimpin pembelajaran melalui praktik pembelajaran yang berpihak pada murid.

Pembelajaran secara jejaring, yakni menimba ilmu dari siapa saja dan dari mana saja yang dapat dihubungi serta diperoleh melalui internet.

Pembelajaran berbasis multimedia dengan media audio visual.

Pembelajaran yang interaktif dengan melibatkan guru, peserta didik, masyarakat, lingkungan alam, dan sumber/ media lainnya.

Pembelajaran dengan pola belajar kelompok (berbasis tim) dan mengembangkan pembelajaran dalam upaya pengembangan potensi khusus yang dimiliki setiap peserta didik.

2. Menggerakkan komunitas praktisi seperti MGMP untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan merdeka belajar. Melalui MGMP bisa terjalin kerjasama secara kolaboratif antar guru mata pelajaran, guru bisa meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan workshop di MGMP, serta saling berbagi praktik yang baik terkait pembelajaran di kelas. 



3. Guru penggerak menjadi coach bagi guru lain, misalnya dengan membimbing guru lain dalam pengolahan nilai melalui excel, pembuatan kelas online, pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia, dan sebagainya.
 


4. Menjalin kerjasama dengan guru lain, kepala sekolah, orang tua siswa, dan masyarakat sekitar dalam mencapai profil pelajar Pancasila.


5. Membantu murid untuk mandiri dalam belajar, memunculkan motivasi untuk belajar, dan mendidik karakter murid di sekolah.
Nilai dan peran guru penggerak selaras dengan filosofi Ki Hajar Dewantara. Nilai mandiri, reflektif, kolaboratif, inovatif, dan berpihak pada murid yang menjiwai guru penggerak dalam memainkan perannya tentunya akan menghadirkan guru yang sesuai dengan filosofi Ki Hajar Dewantara. Guru yang memahami bahwa jika mereka menanam padi, tidak akan mungkin tumbuh jagung begitupun sebaliknya. Dengan kata lain, mereka akan memahami bahwa pendidikan sangat dipengaruhi oleh perlakuan mereka terhadap murid. Segala tindakan dan kebijakan guru penggerak akan senantiasa menghamba pada anak. Mereka akan memperlakukan anak sesuai kodratnya, baik itu kodrat alam maupun zamannya dan tentu saja kodrat anak adalah bermain. Dengan demikian, seorang guru penggerak tentunya akan senantiasa mendidik anak agar menjadi manusia yang baik lakunya, selaras budi dan pekertinya.
Untuk mencapai nilai-nilai guru penggerak, tentunya membutuhkan strategi tersendiri. Strategi yang akan dilakukan adalah sebagai berikut:
  • Senantiasa memotivasi diri untuk senantiasa melakukan perubahan dalam meningkatan kualitas pembelajaran.
  • Memaknai setiap pengalaman yang saya lalui dengan melakukan evaluasi terkait kekurangan dan kelebihan ataupun kelemahan dan kekuatan yang dimiliki. Selain itu, saya juga akan selalu membuka diri terhadap masukan dari orang lain dan melakukan perbaikan terhadap kekurangan yang saya miliki.
  • Menjalin kerjasama dengan semua pihak dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila, membangun komunikasi dengan mereka dan menanamkan rasa kepercayaan semua pihak terhadap diri saya.
  • Menjadikan nilai-nilai guru penggerak sebagai sebuah kebiasaan yang konsisten agar menjadi perilaku dan karakter yang melekat dalam diri.

Testimoni dari rekan guru:




Testimoni dari siswa:
















Share:

2 comments:

Komentar Terbaru

Translate

Followers

Guru Itung. Powered by Blogger.

Contact Form

Name

Email *

Message *