Meningkatkan Kepedulian Lingkungan dan Literasi Digital Melalui Inovasi PLATONIK
Meningkatkan Kepedulian Lingkungan dan Literasi Digital Melalui Inovasi PLATONIK
Oleh: Jamaluddin Tahuddin
Pembelajaran yang efektif memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar secara mendalam sehingga mereka dapat memahami materi dengan baik dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari (Fakhrurrazi, 2018). Dalam konteks kepedulian lingkungan, sekolah sebagai lembaga pendidikan memiliki peran krusial. Namun, tantangan yang sering dihadapi adalah kurangnya konsistensi dan keterlibatan jangka panjang siswa dalam merawat tanaman sekolah. Tanaman seringkali mati atau dilupakan beberapa minggu setelah ditanam karena kurangnya daya tarik program penghijauan konvensional.
Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan sebuah inovasi yang relevan dengan karakteristik siswa era digital saat ini. Oleh karena itu, digagaslah inovasi "PLATONIK" (Program Literasi Agro Terpadu, Optimasi Nutrisi, dan Integrasi Karbon) yang mengubah kewajiban menanam menjadi pengalaman belajar interaktif berbasis data (STEAM). Program ini mengintegrasikan kegiatan agrikultur dengan teknologi melalui fitur seperti KTP Tanaman berbasis QR Code, Plant-agotchi, sistem Circular Economy, dan Bank Oksigen, yang diharapkan dapat menumbuhkan kembali antusiasme serta kepedulian siswa terhadap lingkungan.
Implementasi inovasi PLATONIK memadukan aktivitas agrikultur dengan teknologi melalui ekosistem yang terdiri dari empat pilar utama:
PLATONIK-Tag (Identitas Digital)
Murid menanam tanaman produktif (sayuran, tomat, tanaman obat) di pot masing-masing, lalu menempelkan stiker QR Code tahan air yang berfungsi sebagai KTP profil digital tanaman.
PLATONIK-Gotchi (Sistem Gamifikasi)
Merawat tanaman diubah menjadi permainan interaktif. Murid secara berkala (seminggu sekali) wajib memperbarui data pertumbuhan tanaman seperti tinggi, jumlah daun, dan foto ke dalam sistem untuk mendapatkan badge penghargaan digital.
PLATONIK-Market (Ekonomi Pascapanen)
Saat masa panen tiba, sekolah menyelenggarakan Market Day yang melibatkan warga sekolah dan masyarakat sekitar, di mana murid mempraktikkan langsung cara mengemas dan menjual hasil panennya.
PLATONIK-Bank (Dasbor Ekologis)
Guru beserta murid mengakumulasi data pertumbuhan seluruh tanaman, kemudian menggunakan kalkulator karbon untuk menghitung serapan karbon dan produksi oksigen yang datanya dipublikasikan di beranda aplikasi PLATONIK.
Pelaksanaan tindakan inovatif ini membuahkan hasil dan dampak yang signifikan bagi ekosistem sekolah:
Tingkat kelangsungan hidup tanaman sekolah meningkat drastis karena siswa memiliki keterikatan emosional dan termotivasi oleh sistem poin dan gamifikasi.
Terjadi peningkatan literasi digital dan kemampuan pengolahan data sederhana pada murid.
Mental kewirausahaan siswa terbangun dengan baik berkat pengalaman langsung memasarkan dan menjual hasil panen pada kegiatan Market Day.
Sekolah berhasil menciptakan data riil yang terukur terkait kontribusinya terhadap lingkungan melalui dasbor Bank Oksigen.
Buku panduan (manual book) inovasi PLATONIK dapat diakses melalui tautan berikut: